Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Ratusan Mahasiswa Yogya Turun ke Jalan

Aksi Forum BEM se-DIY tolak wacana Presiden 3 periode, di Titik Nol Km Yogyakarta, Sabtu (9/4/2022). (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DIY menggelar aksi unjuk rasa, di Titik Nol KM Yogyakarta, pada Sabtu (9/4/2022).

Salah satu isu yang disoroti oleh para mahasiswa dari 34 Perguruan Tinggi (PT) di Yogyakarta kali ini terkait wacana presiden 3 periode.

“Kami menuntut Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan tegas bahwa tidak akan ada wacana penundaan Pemilu 2024 atau pun memperpanjang masa jabatan Presiden,” tegas Koordinator Lapangan Forum BEM se-DIY dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Ryan di sela-sela aksinya.

Menurutnya, pernyataan tegas Presiden tersebut penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran konstitusi oleh kabinetnya sendiri. Sebab sebelumnya, wacana tersebut muncul karena sejumlah tokoh publik. Termasuk sejumlah menteri. Diantaranya Luhut Binsar Panjaitan (Menko Kemaritiman dan investasi), Airlangga Hartanto (Menko Perekonomian), dan Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala BKPM).

“Semestinya Presiden mencabut jabatan para menteri tersebut sebagai bentuk tindakan tegas,” desak Ryan.

Selain isu penundaan Pemilu 2024, Forum BEM se-DIY juga menuntut penurunan harga minyak goreng, dan menindak-tegas mafia minyak goreng; mendesak penurunan harga BBM dan optimalkan subsidi dari relokasi APBN; penuntasan konflik agraria; menolak komersialisasi pendidikan; serta mendorong penuntasan kasus klitih hingga ke akarnya.

Selain meneriakkan orasi-orasi, para mahasiswa juga membentangkan poster dan spanduk yang berisi tuntutan-tuntutan tersebut.

Dari pantauan kabarkota.com, hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih terkonsentrasi di Kawasan Titik Nol Km Yogyakarta, dan menyuarakan aspirasi mereka. (Rep-01)

Sumber Berita