PP Muhammadiyah desak PBB Ambil Langkah Akhiri Perang Rusia – Ukraina

Ilustrasi (dok. pexels.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak Dewan Keamanan PBB agar melakukan langkah-langkah guna mengakhiri perang antara Rusia – Ukraina.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam pernyataan pers, pada 2 Maret 2022.

Pihaknya berpendapat bahwa peperangan akan menimbulkan masalah kompleks, baik dari sisi ekonomi, politik, kemanusiaan, maupun perdamaian dunia.

“Kami sangat prihatin dengan peperangan Rusia-Ukraina, karena tidak hanya menimbulkan kerusakan fasilitas publik dan korban jiwa yang sebagian diantaranya adalah masyarakat sipil,” kata Haedar.

Menurutnya, peperangan bukan solusi untuk menyelesaikan masalah. Di era tatanan dunia baru yang menjunjung demokrasi dan perdamaian,hubungan antar negara dan bangsa semestinya dibangun dengan lebih adil, saling menghormati, dan menjauhkan tindakan hegemoni dalam bentuk apapun. Mengingat, semua negara dan bangsa di dunia memiliki kesetaraan

Oleh karenanya, PP Muhammadiyah mendesak agar kedua belah pihak dapat melakukan gencatan senjata, dan mencoba mencari solusi damai, melalui meja perundingan.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah membuat seruan agar pertempuran diakhiri,” tegas Haedar.

Hanya saja, lanjutnya, Indonesia semestinya bisa lebih pro aktif terlibat dalam penyelesaian peperangan tersebut.

Lebih lanjut PP Muhammadiyah juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya umat Islam agar tidak terpengaruh oleh provokasi dan propaganda kedua belah pihak yang berusaha mencari dukungan politik internasional.

“Peperangan Rusia-Ukraina bukanlah karena masalah agama. Karena itu, masyarakat dan umat Islam, hendaknya tetap menjaga kerukunan dan persatuan,” pintanya,

Salah satunya, kata dia, dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya, serta tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Ed-01)

Sumber Berita