Pj Walikota Terpilih dan Harapan untuk Pemkot Yogya

Pelantikan Pj Walikota Yogyakarta di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, 22 Mei 2022 (dok. humas Pemda DIY)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X telah melantik dua Penjabat (Pj) Kepala Daerah, pada 22 Mei 2022 lalu. Salah satunya adalah Pj Walikota Yogyakarta, Sumadi yang menggantikan Walikota, Haryadi Suyuti dan Wakil Walikota, Heroe Poerwadi yang telah habis masa jabatannya.

Mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Sapardiyono berpendapat bahwa dengan posisi kepala pemerintahan dipegang oleh Pj Walikota, maka secara politik, posisi parlemen justru menguat. Mengingat, wewenang Pj Walikota tidak sekuat Walikota yang dipilih melalui Pemilu.

“Dengan kekuasaan parlemen yang menguat, sementara eksekutif melemah, maka takutnya akan banyak kegiatan yang bisa dimanfaatkan untuk “kampanye”,” kata Sapardiyono kepada kabarkota.com, Selasa (24/5/2022).

Misalnya, kata dia, melalui program-program sosialisasi. Oleh karena itu, Sapardiyono berharap, agar Sekretariat Daerah dan para Kepala Dinas bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan kewenangan antara eksekutif dan legislatif sehingga tidak terbawa arus. Meskipun, potensi kecurangan terjadi relatif kecil, karena akan ada evaluasi Pj setiap 3 bulan, dan bisa diganti antarwaktu dalam jangka waktu 6 bulan, jika kinerjanya dinilai tidak baik.

Sekda Kota Yogyaakarta, Aman Yuriadijaya (dok. Humas Pemkot Yogya)

Secara terpisah, Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya dalam acara pelepasan mantan Walikota-wakil walikota, sekaligus menyambut Pj Walikota Yogyakarta, pada 22 Mei lalu, berjanji bahwa pihaknya akan berupaya menjaga agar program kerja di Pemkot Yogyakarta tetap sesuai koridor. Fungsi Sekda yang lebih bermuara pada aspek teknokrasi akan menjaga konsistensi program dan kegiatan yang telah dicanangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Yogyakarta 2022-2016.

Untuk itu, pihaknya akan bersinergi dengan Pj Walikota. Mengingat, salah satu tantangan yang menuntut kerja keras Pemkot Yogyakarta adalah persiapan Pemilu Serentak 2024 mendatang.

“Kami akan berproses dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk kesuksesan pemilihan umum,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Aman, kelonggaran aturan Protokol Kesehatan (Prokes) menjadi peluang untuk memulihkan perekonomian, khususnya di Kota Yogyakarta. Satu diantaranya, dengan memaksimalkan sektor pariwisata.

“Melihat (potensi) Yogya harus melihat daya saingnya. Mau tidak mau, daya saing Yogya adalah pariwisata dan pendidikan. Dua lokomotif itulah yang akan menggerakkan gerbong pembangunan untuk sekarang dan masa yang akan datang,” ucapnya lagi.

Aman menambahkan, langkah yang sedang dipersiapkan Pemkot adalah meningkatkan kunjungan wisata ke Yogyakarta, baik wisatawan domestik maupun manca negara.

PJ Walikota Yogyakarta, Sumadi usai dilantik di Kepatihan Yogyakarta, menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti arahan Gubernur dan berkoordinasi dengan para pejabat di lingkungan kota Yogyakarta untuk menjalankan tugas barunya tersebut.

 

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X (dok. Humas Pemda DIY)

Sementara dalam sambutan pelantikan, Sultan menekankan agar para Pj mendorong terciptanya output berupa daerah percontohan praktik reformasi birokrasi tematik pengentasan kemiskinan, dengan outcome terwujudnya Reformasi Birokrasi Tematik Pengentasan Kemiskinan yang berkualitas pada pemerintah daerah. Mengingat pada tahun 2022, Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta, dan Pemkab Kulon Progo, dilibatkan dalam Pilot Project tersebut oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara RI.

Walikota dan Wakil Walikota Purna Tugas

Bagi Haryadi Suyuti maupun Heroe Poerwadi, purna tugas sebagai Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta periode 2017-2022 tidak lantas membuat mereka berdiam diri.

“Bismillah. Saya, pak Heroe, anytime kami menyiapkan diri kami utk selalu mendukung Pj Walikota Yogyakarta,” kata Haryadi di Kompleks Kepatihan, pada 22 Mei 2022.

Haryadi juga menegaskan bahwa dirinya siap kembali menjadi anggota masyarakat dan menjaga silaturrahim dengan teman-temannya.

Sementara Heroe Poerwadi, saat menggelar syawalan bersama para wartawan pada 21 Mei 2022, mengatakan, dirinya akan kembali mengajar mahasiswa di kampus. Di samping juga menjalankan tugas-tugas di sejumlah organisasi. Sembari mempersiapkan diri untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024 mendatang.

Forpi siap Bertemu Pj Walikota

Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Pemerintah Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba meminta, Pj Walikota dapat melakukan koordinasi dan bersinergi dengan lintas pemangku kepentingan, dari kepala OPD, Kemantren, Kelurahan, hingga RT/RW untuk memwujudkan pemerintahan kota yang lebih baik, serta memecahkan berbagai persoalan yang muncul dan belum terselesaikan hingga kini, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi serta kehati-hatian dalam mengambil kebijakan.

“Kami siap jika sewaktu-waktu diminta oleh Pj Walikota untuk memberikan masukan atau rekomendasi terhadap kebijakan yang akan diputuskan,” ucap Bahar melalui siaran pers, 23 Mei 2022.

Dalam waktu dekat, kata Bahar, pihaknya juga akan bertemu dengan Pj Walikota guna melaporkan kegiatan Forpi Kota Yogyakarta yang lakukan hingga akhir Desember 2022 mendatang. (Rep-01)

Baca artikel “Pj Walikota Terpilih dan Harapan untuk Pemkot Yogya” selengkapnya di Kabarkota.com